PENELITIAN EKSPERIMEN
PENELITIAN EKSPERIMEN
- Variabel penelitian serta
kondisi eksperimental diatur dengan ketat dan tertib, baik itu dengan cara
menetapkan kontrol, ataupun memanipulasi
secara langsung maupun secara random.
- Terdapat kelompok kontrol untuk
data dasar dan yang nantinya akan di bandingkan
dengan kelompok eksperimental.
- Penelitian eksperimental memusatkan
diri sebagai pengontrol
variansi, memaksimalkan variansi, ataupun meminimalkan variansi. Selain
itu penelitian eksperimen bisa meminimalkan kekeliruan termasuk di
dalamnya kekeliruan dari pengukuran yang dilakukan. Oleh karena itu ada
baiknya pemilihan maupun penentuan subjek dilakukan secara acak.
- Validasi internal mutlak
dibutuhkan pada rancangan penelitian ini. Hal ini untuk mengetahui apakah
penelitian eksperimental memang dilakukan dengan sungguh-sungguh.
- Dengan melakukan kajian
induktif yang berhubungan dengan masalah yang akan dipecahkan
- Melakukan indentifikasi masalah
- Melakukan studi literatur dari
sumber yang relevan, merumuskan hipotesa penelitian serta merumuskan
definisi istilah yang ada.
- Membuat suatu rencana
penelitian yang di dalamnya pencakup :
- Melakukan eksperimen
- Mengumpulkan data mentah dan
proses eksperimen.
- Melakukan pengorganisasian
serta mendiskripsikan data yang sesuai
- Menganalisis data serta
melakukan tes signifikan
- Menginterpretasikan hasil,
pembahasan, perumusan kesimpulan dan juga pembuatan laporan
3. Model ketiga: Posttest only control group design Model ini sama dengan dua baris terakhirdari model Solomon. Penggunaan model ini didasari asumsi bahwa kelompokeksperimen dan kelompok pembanding yang diambil melalui undian sudahbetul-betul ekuivalen.
Referensi:
Komentar